Apa itu Maggot BSF?

Maggot BSF adalah larva maggot yang berasal dari lalat tentara hitam. Lalat tentara hitam ini biasanya hidup di tempat sampah, dan makanannya adalah limbah organik. Karena kandungan proteinnya yang tinggi maka maggot BSF ini dijadikan sebagai pemberian pakan ikan, terutama pakan ikan lele atau pakan lele. Pakan merupakan salah satu kunci keberhasilan budidaya lele.

Maggot Pakan Ikan Lele

Ada tiga jenis pakan lele yaitu sebagai berikut:

  • Pakan Alami

Untuk pakan alami dapat berupa larva maggot ataupun jenis-jenis binatang kecil seperti plankton atau mikroorganisme kecil lain yang baik untuk ikan lele. Bila anda kembali ke atas pada proses pemupukan maka proses pemupukan tadi bertujuan untuk menciptakan mikrorganisme baik untuk pakan alami ikan lele.

  • Pakan Tambahan

selain pakan alami, ikan lele harus diberi pakan tambahan karena pakan tambahan tersebut dimaksudkan untuk mempercepat proses pertumbuhan ikan lele. Pakan tambahan ini dapat dengan mudah kita dapatkan tanpa harus sudah mencari ataupun membeli, karena makanan tambahan bisa berupa binatang tiren, jenis usus seperti usus ayam, sisa makanan, daun daunan, ataupun dengan pasta atau pellet maggot yang memiliki kandungan protein cukup tinggi dan bagus untuk pertumbuhan ikan lele.

  • Pakan Campuran/Buatan

Untuk pakan campuran atau buatan, kiata bisa mendapatkannya di toko-toko ternak atau pertanian. Bentuk pakan campuran ini biasanya berupa dedak, pelet, pasta dan lain sebagainya. Anda juga bisa menggunakan pakan buatan dari bahan larva maggot atau maggot. Pakan buatan ini biasnya dijadikan sebagai pakan alami karena kandungan gizinya yang baik bagi pertumbuhan ikan lele.

Pemberian Pakan Lele

Larva ikan lele berumur 0-4 hari biasanya memiliki bobot minimal 0,05 gram dengan panjang badan mencapai 0,75 sampai 1cm. Pada umur 0-4 hari ini larva lele belum memiliki bentuk tubuh sempurna. Karena larva tersebut masih membawa kuning telur dan minyak yang berfungsi sebagai cadangan makanan dalam tubuhnya.

Cadangan makanan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk proses perkembangan organ tubuh seperti, pembentukan sirip, mulut, mata dan saluran pencernaan.

Sejalan dengan proses perkembangan organ tubuh larva, larva lele yang membawa bawa kuning telur dan minyak pada tubuhnya tersebut akan habis dalam jangka waktu kurang lebih 3 hari. Oleh karena itu, setelah kuning telur dan minyaknya habis maka segera di beri pakan. Pakan yang diberikan pada lele umur 4-10 haru yakni berupa pakan yang memiliki ukuran yang sesuai dengan bukaan mulut larva. Pakan tersebut berupa cacing sutera, cacing sutera akan lebih memudahkan larva dalam mengkonsumsi pakan yang diberikan. Pakan juga harus mudah dicerna dan mengandung nutrisi dan protein yang tinggi.

Pada saat larva ikan lele tersebut berumur 0-4 hari maka pakan yang diberikan adalah kuning telur. Pada saat lele berumur 4-10 hari, maka dapat diberikan pakan berupa:

  • cacing sutera
  • Artemia sp
  • daphnia sp atau kutu air

Pakan tersebut diberikan secara berkala dengan frekuensi pemberian pakan 4 kali sehari pada waktu pagi, siang, sore, dan malam hari. Jangan terlalu banyak memberi pakan akan kolam tidak menjadi kotor. Ketika larva tidak responsif lagi paka pakan, maka hentikan.

Pakan Lele Maggot BSF (Lalat Tentara Hitam)

Yurie

Pin It on Pinterest

Share This