Apa Itu Fermentasi Ampas Kelapa dan Ampas Tahu Dengan EM4

Saat ini pakan alternatif organik banyak diminati karena ketersediaannya yang banyak dan harganya yang murah. Salah satu pakan organik yang dijadikan pakan untuk ikan adalah ampas kelapa dan ampas tahu. Untuk membuatnya dilakukan dengan cara fermentasi dengan em4. Fermentasi ampas kelapa dengan manfaat em4, fermentasi ampas tahu dengan em4 dilakukan agar ampas kelapa atau ampas tahu untuk pakan lele memiliki kualitas yang baik bagi ikan maupun lingkungan. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai cara membuat em4 sendiri untuk proses fermentasi.

fermentasi ampas kelapa dan ampas tahu dengan em4

kelapa tahu

Tujuan dari proses fermentasi ini adalah untuk meningkatkan total nutrisi yang dapat dicerna oleh system pencernaan ikan, mengurangi serat kasar pada pakan yang diberikan sehingga keseluruhan nutrisi yang terserap saat proses pemisahan nutrisi pada organ pencernakan bekerja dengan maksimal, limbah sisa makanan yang dicerna menjadi kotoran dan nantinya di buang melalui saluran kotoran.

Apa itu EM4?

EM4 atau effective microorganism merupakan cairan yang memiliki banyak kandungan mikro oraganisme yang baik untuk tanah, dan lingkungan. Cairan ini memiliki aroma manis dan berwarna coklat. Pada tahun 1980’an teknologi EM4 dikembangkan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia yang berbahaya dan untuk membantu serta menunjang aktivitas pertanian yang ramah lingkungan. berikut ini adalah beberapa bakteri yang terkandung dalam EM4:

  1. Bakteri Rhodopseudomonas sp.

Bakteri rhodopseudomonas berfungsi untuk membentuk senyawa-senyawa yang bermanfaat dari pelepasan kimia akar tumbuhan, gas berbahaya, dan bahan organik dengan bantuan sinar matahari sebagai sumber energi. Zat-zat bermanfaat yang terbentuk dari bakteri ini adalah, asam nukleik, asam amino, gula, dan zat bioaktif yang keseluruhannya berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan. Hasil metabolisme ini dapat langsung diserap tanaman dan berfungsi sebagai substrat bagi mikroorganisme lain sehingga jumlahnya terus bertambah.

  1. Bakteri Lactobacillus sp.

Bakteri ini berfungsi untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme jahat yang merugikan, menghancurkan bahan organik seperti lignin/ selulosa, meningkatkan percepatan perombakan bahan organik, serta memfermentasikannya tanpa menimbulkan senyawa beracun yang ditimbulkan dari pembusukan bahan organik. Bakteri ini dapat menekan pertumbuhan mikroorganime merugikan yang menimbukan penyakit.

  1. Ragi/ Saccharomyces sp.

Merupakan ragi yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan alat pencernaan. Ragi ini menghasilkan zat-zat bioaktif yaitu enzim dan hormone, yang berguna untuk meningkatkan jumlah sel aktif.

  1. Actinomycetes

Bakteri ini merupakan jamur yang sangat bermanfaat bagi tanah dan lingkungan, serta menghasilkan antibiotik. Zat-zat anti mikroba pada baktei actinomycetes ini dapat menekan pertumbuhan jamur dan bakteri jahat.

  1. Jamur Fermentasi

Jamur ini disebut dengana aspergillus dan penicilium, merupakan jamur yang dapat menghilangkan bau dan mencegah serbuan hama serangga dan ulat merugikan dengan cara menghilangkan penyediaan makanannya, dan menguraikan bahan secara cepat untuk menghasilkan ester, zat-zat anti mikroba, dan alkohol.

Manfaat dari Penggunaan EM4

Pada bidang peternakan, manfaatnya adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi bau
  • Mengurangi stres
  • Menyehatkan ternak
  • Menyeimbangkan mikroorganisme di dalam perut ternak
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Mencegah penyakit pada ternak
  • Meningkatkan kualitas ternak

Sementara pada bidang perikanan manfaatnya adalah:

  • Meningkatkan kualitas air
  • Menguraikan bahan-bahan sisa makanan
  • Menekan perkembangan patogen.
  • Meningkatkan kualitas ikan
  • Menekan hama dan penyakit.

Cara Membuat Larutan EM4 Sendiri

Bahan-bahan :

  • Wadah ember atau tong
  • Nanas 1 kg
  • Pisang 1 kg
  • Pepaya 1 kg
  • Kangkung 0,5 kg
  • Kacang panjang 0,5 kg
  • Batang pisang muda bagian dalam 3kg
  • Air tuak / Air kelapa 1 liter
  • Gula pasir 2 kg
  • Botol plastik/ jirigen

Cara Pembuatan :

  • Semua bahan masukan dalam wadah dan dihancurkan hingga kasar mendekati halus. Buah yang digunakan harus yang sudah matang. Anda juga dapat menggunakan kulit buah yang tidak dimakan untuk campuran.
  • Masukan dalam tong atau ember.
  • Masukan gula pasir aduk rata
  • Tuangkan air tuak/air kelapa dalam ember tadi dan aduk hingga rata.
  • Setelah diaduk rata, tutup rapat dan lubangi tutup.
  • Diamkan selama 1 minggu
  • Setelah 1 minggu, kumpulkan dalam wadah
  • Saring larutan yang terkumpul
  • Masukan ke dalam botol/ jirigen dan tutup rapat
  • Siap digunakan
  • Kadaluarsa dari larutan em4 ini adalah 6 bulan

Itulah cara membuat larutan em4 sendiri yang dapat anda aplikasikan di rumah. Setelah mengetahui apa itu em4, kegunaan, dan cara pembuatannya sendiri, maka berikut ini adalah aplikasi em4 pada ampas kelapa dan ampas tahu untuk dibuat menjadi pakan ikan lele.

Fermentasi Ampas Kelapa Dengan EM4 Untuk Pakan Lele

Bahan-bahannya adalah:

  • Ember/ drum/ tong
  • Ampas kelapa 25 kg
  • Larutan EM4 2 liter buatan sendiri/ bila anda membeli maka gunakan EM4 untuk perikanan
  • Ragi tape 5-7 butir/ 2-3 lembar
  • Mineral feed supplement untuk ikan 0,5 kg
  • Plastik kedap udara

Cara:

  • Peras ampas kelapa hingga tidak mengeluarkan air lagi, hingga benar-benar kering
  • Kukus dalam air mendidih selama setengah jam
  • Angkat dan tiriskan
  • Campurkan larutan em4, ragi dan mineral feed dengan ampas kelapa yang telah dikukus, aduk rata
  • Stelah itu masukan kedalam drum, tutup rapat dan berikan bolongan pada tutupnya
  • Diamkan selama 3-5 hari hingga proses fermentasi selesai.
  • Masukan ke dalam plastic kedap udara agar pakan bertahan lama
  • Bila anda ingin pakan dapat bertahan lebih lama lagi, anda dapat meng-oven pakan fermentasi, pakan yang telah di oven dapat bertahan selama 2 bulan lebih.

Fermentasi Ampas Tahu Dengan EM4 Untuk Pakan Lele

Alat:

  • Ember besar/ drum dengan penutup yang dilubangi (untuk menempatkan selang)
  • Selang
  • Kain kasa
  • Ampas tahu 5 kg
  • Bekatul 6 kg
  • Tepung jagung 4 kg
  • Tepung maggot BSF 1,5 kg
  • EM4 0,5 liter
  • Minyak ikan 20 butir
  • Suplemen vitamin 2 bungkus
  • Air bersih

Cara pembuatan:

  • Lubangi tutup drum
  • Masukan selang yang ujungnya telah ditutup kain kasa ke dalam lubang tutup drum
  • Campur seluruh bahan dan aduk hingga rata
  • Masukkan adonan ke dalam drum
  • Tutup rapat
  • Diamkan selama kurang lebih 7 hari
  • Setelah fermentasi 1 minggu
  • Keringkan adonan di bawah sinar matahari agar tidak berjamur
  • Cetak dan pelet siap digunakan sebagai pakan lele.

Nah, itulah cara pembuatan pakan lele menggunakan larutan EM4, semoga bermanfaat bagi sahabat sekalian.

Yurie

Pin It on Pinterest

Share This