Apa itu Bungkil Kelapa Sawit?

Ampas/ bungkil kelapa sawit adalah sisa limbah atau residu hasil dari pengolahan kelapa sawit menjadi produk olahan. Limbah kelapa sawit ini tidak akan mempengaruhi lingkungan sekitar karena merupakan limbah organik, yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Dulu ampas kelapa sawit tidak terpakai sama sekali, namun seiring berjalannya waktu bungkil kelapa sawit mulai dilirik untuk dimanfaatkan dalam hal bungkil kelapa sawit pakan ternak dan untuk perkebunan. Limbah kelapa sawit ini mudah untuk diolah karena berbentuk sampah organik.

pemanfaatan bungkil kelapa sawit

bungkil sawitt

Bungkil kelapa sawit pada umumnya mengandungkadar air kurang lebih 10% dan nutrisi berupa, lemak, glukoronoxilan, protein, selulosa, arabinoksilan, dan mineral mencapai 60%.

Meskipun bungkil kelapa sawit kadar proteinnya rendah, namun kualitasnya cukup baik dan mengandung serat kasar yang cukup tinggi. Namun bungkil kelapa sawit ini mempunyai tingkat kesukaan ternak yang rendah sehingga menyebabkan kurang cocok untuk ternak hewan dengan perut satu bilik (monogastrik), kecuali diolah ulang. Bungkil sawit ini lebih sering diberikan kepada hewan dengan perut 4 bilik (ruminansia) terutama sapi perah.

Manfaat Bungkil Kelapa Sawit

Berikut ini adalah manfaat dari pengolahan ampas/ limbah kelapa sawit:

  • Pembuatan pupuk organik

Diolah sebagai campuran pupuk organik untuk pertanian dan perkebunan.

  • Bahan pakan alternatif ternak

Dibuat menjadi pakan alternatif hewan ternak. Baik itu sapi, kambing, ikan, dan lain-lain.

  • Pulp kertas

Digunakan sebagai bahan alternatif serat kertas

  • Arang masak

Limbah sawit dapat dapat digunakan sebagai bahas campuran pembuatan bahan bakar alternatif

  • Perabotan rumah tangga

Dibuat campuran perabotan rumah tangga

  • Media perkembangan maggot dan jamur

Menjadi salah satu media untuk emmunculkan maggot bsf atau jamur

  • Memiliki unsur hara yang tinggi

Tanah setelah panen memiliki unsur hara tinggi karena hasil dari pembusukan

Pakan Alternatif dari Ampas Kelapa Sawit

Kandungan gizi dan nutrisi yang dimiliki oleh limbah kelapa sawit termasuk salah satu yang tertinggi bila dibandingkan dengan limbah singkong dan lain sebagainya. Berdasarkan Aritonang Pasaribu dan Utomo, limbah kelapa sawit ini mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • Energy kasar 3000-4230 kkal/ kg
  • Protein kasar 15-17%
  • Serat kasar 9-26%
  • Lemak kasar 7-16%

Melihat Potensi nutrisi dan protein dari ampas kelapa sawit tersebut, maka tidak heran ampas kelapa sawit ini dimanfaatkan untuk pembuatan pakan alternatif ternak ataupun ikan, salah satunya adalah pakan alternatif ikan lele.

Fermentasi Bungkil Kelapa Sawit

Bahan-bahannya adalah:

  • Ember/ drum/ tong
  • Ampas kelapa sawit 25 kg
  • Larutan EM4 2 liter buatan sendiri/ bila anda membeli maka gunakan EM4 untuk perikanan
  • Ragi tape 5-7 butir/ 2-3 lembar
  • Mineral feed supplement untuk ikan 0,5 kg
  • Plastik kedap udara

Cara:

  • Haluskan ampas kelapa sawit
  • Peras dan keringkan
  • Kukus dalam air mendidih selama setengah jam
  • Angkat dan tiriskan
  • Campurkan larutan em4, ragi dan mineral feed dengan ampas kelapa yang telah dikukus, aduk rata
  • Stelah itu masukan kedalam drum, tutup rapat dan berikan bolongan pada tutupnya
  • Diamkan selama 3-5 hari hingga proses fermentasi selesai.
  • Masukan ke dalam plastic kedap udara agar pakan bertahan lama
  • Bila anda ingin pakan dapat bertahan lebih lama lagi, anda dapat meng-oven pakan fermentasi, pakan yang telah di oven dapat bertahan selama 2 bulan lebih.

Cara Membuat Pakan Lele dari Ampas Kelapa Sawit

Bahan-bahan pembuatan pakan lele dari ampas kelapa sawit adalah sebagai berikut:

  • Bungkil kelapa sawit fermentasi
  • Tepung ikan atau tepung maggot BSF
  • Tepung sagu
  • Tepung pollard/ kopra
  • Air matang secukupnya

Cara pembuatannya adalah campur semua bahan dalam satu wadah selangkah demi selangkah mulai dari bahan yang pertama, lalu tambahkan air sedikit demi sedikit, kemudian aduk rata. Bentuk Bulat-bulat kecil kemudian keringkan dengan kepadatan 60-70%.

Yurie

Pin It on Pinterest

Share This