Logo Yurie Budidaya Maggot

Free Download APK

Budidaya Maggot Media Lumpur Sawit

oleh | Agu 12, 2020

Budidaya Maggot Media Lumpur Sawit

Budidaya Maggot Media Lumpur Sawit, Mudah Murah Dengan Hasil Panen Berlimpah. Budidaya maggot media lumpur sawit ataupun media lainnya tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena faktanya walaupun media yang digunakan dari sampah atau limbah, agar hasilnya maksimal harus mempelajari dan memahami seperti apa proses budidaya maggot itu, pengetahuan seputar limbah atau sampah organik. Salah satu poin penting yang harus diketahui dalam budidaya maggot adalah bagaimana, seperti apa media yang digunakan untuk tumbuh maggot.

Dari segi bisnis, usaha budidaya bisa dijadikan penghasilan tambahan, bahkan bisa dijadikan pekerjaan utama dan membuka lapangan pekerjaan. Proses budidaya atau perkembangbiakannya sangat mudah dilakukan, siapapun bisa melakukannya. Namun masih ada yang beranggapan usaha budidaya maggot kotor dan tidak layak, banyak kuman. Apalagi jika mendengar kata belatung, banyak orang yang langsung jijik, bergidik ngeri karena belatung identik dengan sampah, kotoran, sesuatu yang busuk dan sumber penyakit.

Namun belatung atau maggot berbeda dengan belatung yang ada di kotoran, bangkai dan sampah pada umumnya. Karena maggot mengandung protein yang tinggi dan bisa dijadikan alternatif pakan hewan ternak, seperti ayam, bebek, lele, dan juga ikan hias.

Walaupun sudah ada bahan baku pakan ternak lainnya yang dijual dipasaran, namun maggot lebih unggul, baik dari segi proses budidayanya, bahannya, kualitas, kuantitas dan kelebihan yang tidak ada di bahan baku alternatif pakan ternak lainnya. Salah satu keuntungan budidaya maggot adalah bisa diproduksi menjadi berbagai jenis pakan ternak, seperti: maggot basah, maggot kering (tepung) dan maggot beku. Selain itu kandungan gizi dan nutrisinya sangat tinggi, bermanfaat menjaga kesehatan hewan ternak.

Tidak hanya itu, lalat hitam BSF tidak berbahaya dan keberadaannya cukup aman bagi lingkungan. Maggot yang sudah dewasa kemudian akan menjadi lalat BSF. Lalat ini hanya dapat hidup sekitar 7 hari atau seminggu.

Budidaya Maggot Media Lumpur Sawit

Maggot Pakan Alami

Belatung atau maggot merupakan pakan tambahan untuk hewan ternak, seperti ikan, ayam. Belatung atau maggot berasal dari lalat tentara hitam atau black solider fly (BSF) ini memberikan banyak keuntungan bagi para peternak, seperti dapat menekan biaya produksi penyediaan pakan hewan dan merupakan pakan alami yang mengandung protein dengan jumlah yang tinggi.

Lalat BSF yang memiliki nama latin Hermetia illucens berbeda dengan lalat hijau yang suka hinggap di kotoran. Lalat BSF ini tidak akan hinggap di kotoran, ia hanya mengelilingi kotoran saja, lalu hinggap di tempat yang kering, gelap dan sempit di sekitaran kotoran, karena itu lalat BSF tidak membawa agen penyakit karena tidak bersifat potagen.

Karena budidaya maggot menggunakan media dari sampah atau limbah organik maka pada waktu membusuk baunya tidak menyengat.

Media Maggot

Salah satu limbah yang berpotensi sebagai media tumbuh maggot adalah lumpur sawit. Perlu Anda ketahui, bahwa penggunaan media pada budidaya maggot mempengaruhi kualitas dan kuantitas maggot. Aroma media yang digunakan juga mempengaruhi lalat datang untuk bertelur. Jika media aroma kurang beraroma, solusinya bisa menggunakan tambahan atau dikombinasikan dengan sampah atau limbah organik lainnya.

Kandungan gizi dan protein yang terdapat pada lumpur sawit cukup baik, itu sebabnya limbah pertanian ini dimanfaatkan sebagai pakan atau media budidaya maggot yang berkualitas dengan harga murah. Pemanfaatan limbah lumpur sawit untuk media tumbuh maggot selain, murah dan mudah didapat juga bernilai ekonomis. Selain itu budidaya maggot turut serta membantu mengurangi masalah polusi limbah sawit itu sendiri

Lebih jelasnya, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Manfaat Budidaya Maggot Media Lumpur Sawit

Bungkil sawit adalah limbah yang dihasilkan dari proses pemerasan sawit yang digunakan untuk crude palm oil atau sawit kasar. Sayangnya penggunaan bungkil sawit memiliki kekurangan, seperti: mengandung protein kasar sebesar 16,60%, lemak 6,64%. Untuk mengatasi tingginya serat kasar dan rendahnya protein kasar adalah dengan cara fermentasi. Proses fermentasi merupakan solusi tepat meningkatkan nilai gizi dan nutrisi maggot.

Bungkil kelapa sawit ini digunakan untuk menarik lalat datang, kemudian lalat-lalat tersebut akan bertelur. Lalu telur-telur tersebut kemudian diambil dan dimasukkan ke dalam lumpur sawit. Barulah kemudian, sekitar 21 hari jadilah maggot.

Budidaya maggot media lumpur sawit tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas, namun lebih dari itu ternyata budidaya maggot dapat meningkatkan efisiensi  atau dijadikan alternatif penggunaan pakan hewan ternak yang tepat.

Maggot memiliki banyak manfaat dan keuntungan untuk hewan ternak, karena mengandung zat kalsium yang berguna untuk menjaga kesehatan bulu dan tulang hewan. Mengandung asam lemak dan kaya akan Omega 3. Mengandung zat asam laurat dan senyawa anti mikroba yang dapat menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh hewan ternak (imunitas terjaga), sehingga hewan tidak mudah sakit dan tahan terhadap serangan virus atau bakteri yang bisa menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit.

Alat, Bahan, Dan Cara Jalankan Budidaya Maggot Media Lumpur Sawit

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, bahwa proses budidaya maggot media lumpur sawit sangat sederhana dan mudah dilakukan. Tidak hanya itu, penggunaan lumpur sawit bisa menghasilkan maggot berkualitas dalam jumlah sangat banyak, berlimpah ruah sepanjang waktu.

Kelebihan lainnya Anda tidak perlu menggunakan listrik, bahan-bahan kimia dan air. Tidak perlu infrastruktur yang rumit dan mahal, peralatan yang digunakan juga sangat sederhana. Artinya budidaya maggot media lumpur sawit tidak membutuhkan modal dalam jumlah yang besar. Selain itu, maggot memiliki kemampuan mendegradasi sampah organik menjadi material nutrisi lain. Dengan diolah menjadi maggot, membantu mengatasi masalah sampah. Di saat yang sama akan menjadi makanan untuk hewan ternak dan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Budidaya maggot media lumpur sawit skala kecil bisa menggunakan ember, drum atau baskom. Sedangkan untuk budidaya maggot skala menengah dan besar bisa menggunakan bak yang ukurannya besar dan kedap air. Agar tidak terkena air hujan bisa diberi atap sebagai pelindung untuk memudahkan lalat BSF menempelkan telur. Di atas media fermentasi bisa ditempatkan daun kering. Alat dan bahan yang digunakan adalah ember atau wadah untuk menyimpan lumpur sawit, kawat, plastik, bambu, gunting, saringan dan timbangan. Sedangkan bahan utama yang digunakan adalah lumpur sawit dan bahan tambahan lainnya, seperti air, dedak, dan daun pisang kering.

Budidaya Maggot Media Lumpur Sawit

Media Tumbuh

Semakin baik protein yang terdapat pada media tumbuh maka kandungan protein pada maggot juga semakin tinggi.

Setelah alat dan bahan siap, lanjutkan ke proses pembuatan media tumbuh maggot berikut ini.

Pertama: Masukkan semua bahan utama dan bahan tambahan ke dalam ember atau wadah yang sudah disiapkan. Masukkan air, kemudian aduk hingga semua bahan tercampur rata.  Kemudian tutup wadah menggunakan daun pisang kering. Sedangkan media untuk induk menetaskan telurnya ditutup menggunakan kawat dan plastik agar terhindar dari angin, panas, hujan dan cahaya.

Berbeda dengan lalat pada umumnya yang menyukai cahaya, jenis lalat BSF tidak menyukai cahaya yang terang. Jika terlalu terang, lalat BSF akan mencari perlindungan dan pindah ke tempat yang lebih gelap. Jadi sebaiknya desain tempat atau kandang yang berbeda sesuai dengan tahapan periode maggot, sesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang maggot.

Kedua: Simpan ember atau wadah di tempat yang tidak terlalu lembab dan juga tidak terlalu panas. Suhu tempat yang menjadi tempat budidaya juga harus diperhatikan. Suhu dipengaruhi oleh kadar air. Jika kadar air terlalu banyak/berlebihan atau sebaliknya, terlalu sedikit bisa menyebabkan maggot kurang nyaman dan pindah mencari media lain yang nyaman.

Ketiga: Diamkan kurang lebih selama 3 minggu atau 21 hari. Cek atau periksa setiap 3 hari sekali, untuk memastikan apakah maggot ada atau tidak.

Panen Maggot

Setelah 21 hari, Anda sudah bisa memanen maggot dengan cara menambahkan air ke wadah yang terdapat maggotnya kemudian saring dan bilas sampai yang tersisa hanya maggotnya saja. Nah setelah itu Anda bisa mengawetkan atau mematikan maggot dalam freezer, atau menjemurnya hingga kering. Setelah kering lanjutkan dengan menggiling dan mencetaknya menggunakan mesin pakan hewan. Jika tidak dalam bentuk pelet, maggot bisa dijual dalam kondisi masih hidup.

Peluang Bisnis Budidaya Maggot

Dengan semua potensinya, budidaya maggot media lumpur sawit sangat berpeluang membuka pundi-pundi rupiah dan jika dikembangkan lebih serius ke industri khusus pada akhirnya budidaya maggot yang Anda kerjakan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang dan mengatasi masalah pengangguran.

Pada fase ini lava mengurai sampah atau limbah organik. Larva maggot mengurai sampah organik tanpa menimbulkan bau yang tidak sedap.

Untuk satu gram telur bisa dijual Rp 10.000 (harga tergantung kualitas telur). Dari telur-telur lalat yang sudah menetas, dalam waktu satu minggu akan tumbuh menjadi larva maggot.

Pengembangan budidaya maggot tidak akan lepas dari tantangan dan hambatan, walau tampak terlihat mudah dan sederhana, ternyata menjalankannya butuh kesabaran, ketekunan, edukasi dan pengetahuan baik mengenai maggot, pengenalan seputar sampah atau limbah organik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari limbah buah-buahan, sayuran, kotoran hewan, seperti kotoran ayam, kotoran sapi, kotoran kambing, limbah rumah tangga dan limbah restoran.

Demikian pembahasan mengenai budidaya maggot media lumpur sawit, semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat! Jangan sampai ketinggalan artikel menarik lainnya lainnya, khususnya seputar budidaya maggot yang ada di website ini. Jika Anda suka dengan artikel ini, silahkan berbagi ke teman-teman untuk berbagi pengetahuan.

Hemat Pakan sd 83% Dengan Mengolah Maggot Menjadi

Mau Ternak Maggot Tanpa Bau?

Hi, Saya Yurie BSF, Kami berpengalaman membangun lebih dari dari 99 peternakan maggot tanpa bau. Mau?

Hub Telp / WA : 0812-2105-2808

Budidaya Maggot BSF Modern Tanpa Bau

GRATIS Apk PlayStore

Download GRATIS tutorial budidaya maggot sd pemasarannya.

Kunci sukses bisnis maggot adalah memahami rangkaian bisnis mulai dari produksi pemasaran dan pengembangan bisnis maggot jangka panjang.

Termasuk “berkaca” dari apa yang dunia sudah dapatkan, Apa yang Indonesia sudah lakukan dan Contoh kongkret 99 peternakan maggot TANPA BAU Yurie BSF.

Masa depan terbaik??? Anda yang tentukan!

Download Aplikasi Sekarang!

About Yurie BSF

Decky Andrian pemilik Yurie BSF mengajak masyarakat untuk berpartisipasi membuat Indonesia yang lebih bersih.

Dengan bantuan serangga lalat BSF. Yang mana maggot BSF anak dari BSF sejak ratusan tahun lalu terkenal sangat efektif mereduksi sampah organik dalam waktu sangat cepat.

Dengan pengalaman kerja diberbagai negara. Kami siap bersama-sama membangun bisnis maggot untuk Indonesia yang lebih makmur dan lebih bersih.

Salam HEMAT dan BERSIHLAH INDONESIAKU

Yurie BSF

Testimoni

  • Testimoni

7 Langkah Awal Budidaya BSF

GRATIS Apk PlayStore

Download GRATIS tutorial budidaya maggot sd pemasarannya.

Kunci sukses bisnis maggot adalah memahami rangkaian bisnis mulai dari produksi pemasaran dan pengembangan bisnis maggot jangka panjang.

Termasuk “berkaca” dari apa yang dunia sudah dapatkan, Apa yang Indonesia sudah lakukan dan Contoh kongkret 99 peternakan maggot TANPA BAU Yurie BSF.

Masa depan terbaik??? Anda yang tentukan!

Download Aplikasi Sekarang!

Mau Ternak Maggot Tanpa Bau?

Hi, Saya Yurie BSF, Kami berpengalaman membangun lebih dari dari 99 peternakan maggot tanpa bau. Mau?

Hub Telp / WA : 0812-2105-2808

Budidaya Maggot BSF Modern Tanpa Bau